Senin, 29 Desember 2008

Mengolah teks

ADOBE PHOTOSHOP

Mengolah Teks

Teks atau tulisan dapat ditambahkan dalam suatu gambar, atau tanpa gambar, atau gambar dijadikan sebagai isi huruf yang digunakan, seperti pada Gambar 1.1.


Gambar 1.1 Proses pengolahan data dalam komputer

Gambar 1.1 menunjukkan bagaimana suatu gambar dijadikan sebagai ‘isi’ huruf pada teks ‘candy’. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat gambar seperti pada gambar 1.1 tersebut:

1. Buka file yang akan dijadikan sebagai ‘isi’ huruf. Sebagai contoh di sini digunakan candy.jpg.
2. Aktifkan Layer Palette dengan memilih menu Window  Layers.
3. Klik dua kali pada layer Background kemudian ubah nama layer menjadi Layer 0.
4. Klik Text tool ( ) pada tool box, lalu aktifkan Character Palette ( ). Pilih Font: Impact dan isikan nilai-nilai lainnya seperti pada Gambar 1.2.

Gambar 1.2 Setting Character dan Paragraph Palette

5. Klik di tengah gambar candy, kemudian ketik teks ‘candy’ seperti Gambar 1.3.



Gambar 1.3 Teks Candy

6. Pada layer palette, pilih dan drag layer CANDY ke bawah Layer 0.
7. Arahkan pointer di antara Layer 0 dan Candy. Tahan tombol Alt, pointer akan berubah menjadi dua buah lingkaran yang berdekatan, klik satu kali. Hasilnya, gambar candy akan masuk ke dalam teks CANDY seperti Gambar 1.4.

Gambar 1.4 Teks CANDY
8. Simpan file tersebut.

Gambar 1.5 adalah contoh untuk menempatkan teks pada gambar, misalnya berupa kata-kata mutiara.



Gambar 1.5 Hasil Akhir

Untuk membuat tulisan tersebut, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Buka gambar (gunung.jpg) yang akan diberi tulisan, seperti Gambar 1.6.

Gambar 1.6 Gambar awal

2. Klik Horizontal Type Tool ( ) pada toolbox, lalu klik Toggle the Character and Paragraph palettes ( ) pada option bar untuk menampilkan palette tersebut.
3. Pada Character palette pilih Font: Comic Sans Ms
Pada bagian tab paragaf, pilih Right Align text seperti Gambar 1.7.



Gambar 1.7 Setting Character & paragraph palette

4. Klik pada gambar untuk menentukan batas kanan tulisan, kemudian tuliskan teks Bukan kehidupan yang membebani kita, (enter) tetapi cara kita menyikapinya. (enter) – Elizabeth Potier, Elle, seperti Gambar 1.8.



Gambar 1.8 Teks pada gambar

5. Blok tulisan pada baris terakhir, kemudian ubah size: 18
6. Simpan file tersebut.







1.1.1 Efek Khusus pada Teks: Shadow

Teks yang dibuat, dapat diberi efek khusus (bayangan/ shadow, dan sebagainya) seperti pada Gambar 1.9 berikut.



Gambar 1.9 Efek shadow pada teks

Langkah-langkahnya adalah :
1. Buat dokumen gambar baru dengan memilih menu File  New, dengan ukuran 400x200 dan content putih.
2. Klik Horizontal type tool ( ) pada toolbox, kemudian buat tulisan pikti-its dengan warna hitam, Font: Comic Sans Ms, Size: 72px pada option bar.
3. Aktifkan Layers palette, dengan memilih menu Window  Layers. Kemudian pilih Add Layers Style  Drop Shadow.
4. Pada jendela Layer Style, isikan setting berikut :
Blend mode: multiply; opacity: 80%; angle: 30; aktifkan use global light; distance: 5px; spread: 0%; size: 5px. Kemudian tekan ok.
5. Simpan tulisan tersebut.


1.1.2 Efek Khusus pada Teks: Fire

Efek fire, memberikan kesan bahwa suatu teks sedang terbakar. Seakan-akan terdapat api pada teks tersebut seperti pada Gambar 1.10.




Gambar 1.10 Efek Fire

Untuk membuat teks dengan efek tersebut, lakukan langkah-langkah berikut ini :
1. Buatlah dokumen baru dengan ukuran 400x200 dan contents hitam.
2. Klik Horizontal type tool ( ) pada toolbox, kemudian buat tulisan pikti-its dengan warna putih, Font: Comic Sans Ms, Size: 72px pada option bar.
3. Pada layer pikti-its, rasterisasi tipe layer menjadi layer biasa (Layer  Rasterize  Type), lalu gabungkan layer yang ada (Layer  Flatten Image).
4. Putar gambar searah jarum jam (Image  Rotate Canvas  90 CW). Setelah itu beri efek wind (Filter  Stylish  Wind (from the left)). Jika efeknya kurang terasa, lakukan efek wind sekali lagi. Kembalikan posisi seperti semula, (Image  Rotate Canvas  90 CCW), seperti Gambar 1.11.



Gambar 1.11 Efek Wind
5. Tambahkan efek diffuse, Filter  Stylize  Diffuse (mode normal), dilanjutkan dengan efek Gaussian Blur, Filter  Blur  Gaussian Blur.
6. Gunakan efek gelombang, Filter  Distort  Ripple (amount 100, size small)
7. Ubah ke mode warna grayscale, Image  Mode  Grayscale.
8. Ubah ke mode Indexed Color, Image  Mode  Indexed Color. Kemudian, buka Color Table, Image  Mode  Color Table, pilih black body. Gambar yang didapatkan adalah seperti pada gambar 1.10.


1.1.3 Efek Khusus pada Teks: Ice

Dengan efek ice ini, didapatkan suatu teks dengan kesan teks tersebut membeku dengan adanya gumpalan es padanya, seperti pada Gambar 1.12.



Gambar 1.12 Efek Ice

Untuk mendapatkan efek tersebut, gunakan langkah-langkah berikut ini.
1. Buatlah dokumen baru dengan ukuran 400x200, mode Grayscale, dan contents hitam.
2. Klik Horizontal type tool ( ) pada toolbox, kemudian buat tulisan pikti-its dengan warna putih, Font: Comic Sans Ms, Size: 72px
3. Kemudian rasterize layer, Layer  Rasterize  Layer.
4. Berikan efek noise, Filter  Noise  Add Noise. Gabungkan type layer dengan background, Layer  Flatten Image, seperti Gambar 1.13.

.
Gambar 1.13 Ditambahkan noise

5. Gunakan efek kristal, Filter  Pixelate  Crystallize, dengan cell size = 3. Lalu Filter  Stylize  Find Edges dan gunakan Gaussian Blur, Filter  Blur  Gaussian Blur.
6. Putar gambar searah jarum jam, Image  Rotate Canvas  90 CW. Invert warna, Image  Adjustments  Invert. Buat efek wind, Filter  Stylize  Wind (from the right), kemudian kembalikan ke posisi semula, seperti Gambar 1.14.



Gambar 1.14 Efek wind

7. Ubah color mode ke RGB, Image  Mode  RGB Color. Gantilah warna dengan memanipulasi Hue/Saturation, Image  Adjustment  Hue/Saturation.
8. Didapatkan gambar akhir seperti pada gambar 1.12 di atas.



1.1.4 Efek Khusus pada Teks: Refleksi


Refleksi merupakan efek untuk membuat gambar seperti dicerminkan sehingga mendapatkan gambar yang serupa. Efek ini pun bias digabungkan dengan efek yang lain.
Gambar 1.15 merupakan hasil dari proses tersebut.




Gambar 1.15 Efek Refleksi


Untuk membuat gambar seperti di atas, lakukan langkah-langkah berikut.

1. Buatlah dokumen baru dengan ukuran 400x200, mode Grayscale, dan contents transparent.
2. Pilih Gradient Tool ( ) dan buatlah Gradient hitam (#000000), putih (#FFFFFF), seperti Gambar 1.16 dan 1.17. Caranya dengan men-double-click pada gradient.





Gambar 1.16 Gradient Tool


Gambar 1.17 Gradient Editor

3. Tarik Gradient Tool ( )dari atas tegak lurus ke bawah, sehingga.
4. Klik Horizontal type tool ( ) pada toolbox, kemudian buat tulisan pikti-its dengan warna putih, Font: Comic Sans Ms, Size: 48px, seperti Gambar 1.18.



Gambar 1.18 Teks dengan Background gradient

5. Buatlah duplikat layer tersebut, Layer  Duplicate Layer, kemudian gunakan flip vertical, Edit  Free Transform  FlipVertical dan drag ke bawah sehingga membentuk efek bayangan seperti Gambar 1.19.



Gambar 1.19 Teks Awal


6. Tambahkan layer mask, Layer  Add Layer Mask  Reveal All dan gunakan Gradient tool ( ) untuk membuat gradasi hitam putih (dari bawah ke atas) pada layer mask tersebut, seperti Gambar 1.20.



Gambar 1.20 Gradasi Warna

7. Klik layer thumbnail Pikti-its copy pada palet layers, lalu gunakan efek motion blur, Filter  Blur  Motion Blur. Pilih sudut –90, seperti Gambar 1.21.



Gambar 1.21 Palet Pikti-its copy

8. Buat link antara layer background dengan layer pikti-its copy dengan mengaktifkan layer background, lalu mengeklik antara eye dan thumbnail pada layer pikti-its copy.
9. Seleksi bagian bawah tulisan dan berikan efek gelombang laut, Filter  Distort  Ocean Ripple, seperti Gambar 1.22.



Gambar 1.22 Hasil Refleksi dan Efek lain

10. Simpan hasil kerja Anda.

Koneksi Ke Access

FAIL INI DALAM BENTUK NOTEPAD
Type=Exe
Reference=*\G{00020430-0000-0000-C000-000000000046}#2.0#0#..\..\..\..\WINDOWS\system32\stdole2.tlb#OLE Automation
Reference=*\G{00000201-0000-0010-8000-00AA006D2EA4}#2.1#0#..\..\..\..\Program Files\Common Files\System\ado\msado21.tlb#Microsoft ActiveX Data Objects 2.1 Library
Object={F9043C88-F6F2-101A-A3C9-08002B2F49FB}#1.2#0; comdlg32.ocx
Object={CDE57A40-8B86-11D0-B3C6-00A0C90AEA82}#1.0#0; MSDATGRD.OCX
Reference=*\G{00025E01-0000-0000-C000-000000000046}#4.0#0#..\..\..\..\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\DAO\DAO350.DLL#Microsoft DAO 3.51 Object Library
Form=Form1.frm
Startup="Form1"
Command32=""
Name="Project1"
HelpContextID="0"
CompatibleMode="0"
MajorVer=1
MinorVer=0
RevisionVer=0
AutoIncrementVer=0
ServerSupportFiles=0
VersionCompanyName=" hey"
CompilationType=0
OptimizationType=0
FavorPentiumPro(tm)=0
CodeViewDebugInfo=0
NoAliasing=0
BoundsCheck=0
OverflowCheck=0
FlPointCheck=0
FDIVCheck=0
UnroundedFP=0
StartMode=0
Unattended=0
Retained=0
ThreadPerObject=0
MaxNumberOfThreads=1

[MS Transaction Server]
AutoRefresh=1

LANKAH KEDUA

VERSION 5.00
Object = "{F9043C88-F6F2-101A-A3C9-08002B2F49FB}#1.2#0"; "comdlg32.ocx"
Object = "{CDE57A40-8B86-11D0-B3C6-00A0C90AEA82}#1.0#0"; "MSDATGRD.OCX"
Begin VB.Form Form1
BackColor = &H00E0E0E0&
Caption = "Form1"
ClientHeight = 8610
ClientLeft = 60
ClientTop = 450
ClientWidth = 10005
LinkTopic = "Form1"
ScaleHeight = 8610
ScaleWidth = 10005
StartUpPosition = 2 'CenterScreen
WindowState = 2 'Maximized
Begin VB.Data Data1
Caption = "Data1"
Connect = "Access"
DatabaseName = "C:\Documents and Settings\NET_UMMI\My Documents\latihan.mdb"
DefaultCursorType= 0 'DefaultCursor
DefaultType = 2 'UseODBC
Exclusive = 0 'False
Height = 375
Left = 5640
Options = 0
ReadOnly = 0 'False
RecordsetType = 1 'Dynaset
RecordSource = "TabelNama"
Top = 3360
Width = 2055
End
Begin VB.CommandButton Command3
Caption = "DAO"
Height = 615
Left = 5880
TabIndex = 6
Top = 1680
Width = 1815
End
Begin MSDataGridLib.DataGrid DataGrid1
Height = 3855
Left = 1200
TabIndex = 5
Top = 4440
Width = 4935
_ExtentX = 8705
_ExtentY = 6800
_Version = 393216
HeadLines = 1
RowHeight = 15
BeginProperty HeadFont {0BE35203-8F91-11CE-9DE3-00AA004BB851}
Name = "MS Sans Serif"
Size = 8.25
Charset = 0
Weight = 400
Underline = 0 'False
Italic = 0 'False
Strikethrough = 0 'False
EndProperty
BeginProperty Font {0BE35203-8F91-11CE-9DE3-00AA004BB851}
Name = "MS Sans Serif"
Size = 8.25
Charset = 0
Weight = 400
Underline = 0 'False
Italic = 0 'False
Strikethrough = 0 'False
EndProperty
ColumnCount = 2
BeginProperty Column00
DataField = ""
Caption = ""
BeginProperty DataFormat {6D835690-900B-11D0-9484-00A0C91110ED}
Type = 0
Format = ""
HaveTrueFalseNull= 0
FirstDayOfWeek = 0
FirstWeekOfYear = 0
LCID = 1057
SubFormatType = 0
EndProperty
EndProperty
BeginProperty Column01
DataField = ""
Caption = ""
BeginProperty DataFormat {6D835690-900B-11D0-9484-00A0C91110ED}
Type = 0
Format = ""
HaveTrueFalseNull= 0
FirstDayOfWeek = 0
FirstWeekOfYear = 0
LCID = 1057
SubFormatType = 0
EndProperty
EndProperty
SplitCount = 1
BeginProperty Split0
BeginProperty Column00
EndProperty
BeginProperty Column01
EndProperty
EndProperty
End
Begin MSComDlg.CommonDialog CommonDialog1
Left = 720
Top = 3120
_ExtentX = 847
_ExtentY = 847
_Version = 393216
End
Begin VB.CommandButton Command2
Caption = "ADODB"
Height = 495
Left = 600
TabIndex = 4
Top = 1560
Width = 1455
End
Begin VB.ComboBox Combo1
Height = 315
Left = 3480
TabIndex = 3
Text = "Combo1"
Top = 2640
Width = 2655
End
Begin VB.Timer Timer1
Left = 1080
Top = 2520
End
Begin VB.CommandButton Command1
Appearance = 0 'Flat
Caption = "Command1"
Height = 735
Left = 2280
TabIndex = 2
Top = 1560
Width = 3135
End
Begin VB.TextBox Text1
Height = 495
Left = 2040
MaxLength = 5
TabIndex = 1
Top = 720
Width = 4095
End
Begin VB.Label Label1
AutoSize = -1 'True
BackColor = &H00FFC0FF&
Caption = "Nama"
Height = 195
Left = 1440
TabIndex = 0
Top = 840
Width = 420
End
End
Attribute VB_Name = "Form1"
Attribute VB_GlobalNameSpace = False
Attribute VB_Creatable = False
Attribute VB_PredeclaredId = True
Attribute VB_Exposed = False
Const P = 3.14
Dim A As Byte
Private Sub Command1_Click()
Combo1.AddItem A
A = A + 1
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Dim Dbname As String
Dim Db2 As New ADODB.Connection
Dim DataBaru As New ADODB.Recordset
Combo1.Clear
CommonDialog1.ShowOpen
Dbname = CommonDialog1.FileName
Db2.CursorLocation = adUseClient
Db2.Open "Provider=microsoft.jet.oledb.4.0;data source= " & Dbname & ";Persist Security Info=False"
SqlStr = "SELECT * FROM TABELNAMA"
DataBaru.Open SqlStr, Db2, adOpenDynamic, adLockOptimistic
If Not DataBaru.EOF Then
'Set DataGrid1.DataSource = DataBaru
DataBaru.MoveFirst
While Not DataBaru.EOF
Combo1.AddItem DataBaru.Fields(0)
DataBaru.MoveNext
Wend
End If
'DataBaru.Close
'Db2.Close
End Sub

Private Sub Command3_Click()
Combo1.Clear
Data1.Recordset.MoveFirst
While Not Data1.Recordset.EOF
Combo1.AddItem Data1.Recordset.Fields(0)
Data1.Recordset.MoveNext
Wend

End Sub

Private Sub Form_Load()
A = 0
End Sub

Private Sub Text1_DblClick()
Text1.Text = "Double klik"
End Sub

Private Sub Text1_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer)
' MsgBox Len(Text1.Text) & " event keydown"
End Sub

Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
MsgBox Len(Text1.Text) & " event keypress"
End Sub

LANGKAH TERAHIR

Private Sub Text1_KeyUp(KeyCode As Integer, Shift As Integer)
'MsgBox Len(Text1.Text) & " event keyup"
End Sub
[SCC]
SCC=This is a source code control file
[Project1.vbp]
SCC_Project_Name=this project is not under source code control
SCC_Aux_Path=

Merge Sort

Merge sort
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Artikel bertopik teknologi informasi ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia
Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifisasi artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.


Merge sort adalah alogirma yang digunakan untuk menyusun list yang diberikan dengan cara membagi list yang diberikan menjadi dua bagian yang lebih kecil. Kedua list yang baru ini kemudian akan disusun secara terpisah. Setelah kedua buah list tersusun, maka akan dibentuk list baru yang merupakan hasil penggabungan dua buah list sebelumnya. Menurut keefektifannya, alogaritma ini bekerja dengan tingkat keefektifan O(nlog(n))

Beginilah cara kerja alogaritma ini:

Diberikan list yang ingin disusun:
3 9 4 1 5 2

List diatas dibagi menjadi dua bagian:
list 1: | list 2:
3 9 4 | 1 5 2

Kedua list yang baru disusun sendiri-sendiri menjadi:
list 1: | list 2:
3 4 9 | 1 2 5

Setelah itu dubentuk list baru yang merupakan gabungan kedua list tadi:
List baru:
1
list 1: | list 2:
3 4 9 | 2 5
List baru:
1 2
list 1: | list 2:
3 4 9 | 5
List baru:
1 2 3
list 1: | list 2:
4 9 | 5
List baru:
1 2 3 4
list 1: | list 2:
9 | 5
List baru:
1 2 3 4 5
list 1: | list 2:
9 | kosong
List baru:
1 2 3 4 5 9
list 1: | list 2:
kosong | kosong

Dan akhirnya akan didapat list yang sudah tersusun:
List:
1 2 3 4 5 9

Rabu, 29 Oktober 2008

Selayang pandang

nama gorkuff gue tinggal di sukabumi,orangnya biasa aja kalo elu punya sanran kirim aja saran lu ke blog gue gue siap nampung and kalo elu perlu gue hubungi aja 08997526181

Rabu, 22 Oktober 2008

Open Source Software (OSS) untuk Berbagai Kebutuhan

Article
Open Source Software (OSS) untuk Berbagai Kebutuhan

Author: Adam Joyo Pranoto | Published: 4th March 2008
Category: Lain-Lain, Linux Dasar dan Opensource, Komputer Dasar, Internet dan Web, Cyberlaw dan HAKI, eLearning dan eEducation, Linux Aplikasi

Dalam berbagai kesempatan saya sering ditanya masalah open source software (OSS) yang biasa kita sebut aplikasi open source atau open source yang digunakan untuk solusi bisnis maupun pendidikan, bahkan adapula yang berkeinginan mengembangkan sebuah aplikasi yang menurut saya itu cukup dengan solusi open source. Bila dilihat dari pertimbangan efektifitas, efisiensi dan yang paling penting fungsional, aplikasi open source sejauh ini cukup bisa menjawab kebutuhan selain script terbuka yang memungkinkan kita dengan bebas mengembangkan aplikasi tanpa harus memulai dari nol dan free kita bisa dengan mudah mendapatkan dengan mendownloadnya di internet.

Banyak sekali aplikasi open source yang bisa kita gunakan baik yang berbasis desktop maupun yang berbasis web, untuk skala kecil menengah dan besar (small medium enterprise/ SME) namun pada tulisan ini difokuskan pada aplikasi berbasis web yang banyak dan sering digunakan.
DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):
Open Source Software (OSS) untuk Berbagai Kebutuhan
DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG:
Acrobat PDF Reader
ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:
Open Source dan Bisnis Modelnya
Linux dan Bisnis Model Open Source
Open Source Tidak Sekedar Gratis
Membangun Server dengan OpenSource
Visual Studio .NET Open Source
ATutor, CMS untuk Online Learning
Administrasi Dasar Linux
Perbandingan Software Open Source dan Proprietary
Instalasi Compiere di Windows
Di Persimpangan Jalan Masa Depan TI

Membangun Aplikasi Web dengan AJAX

Membangun Aplikasi Web dengan AJAX

Author: Eko Heri | Published: 10th July 2007
Category: Pemrograman PHP, Pemrograman HTML, XML, CSS, Pemrograman Javascript

Hampir semua orang pasti pernah menggunakan gmail, yahoo mail, google sugest atau Google maps, dan pasti semua orang menyadari bahwa aplikasi tersebut merupakan aplikasi berbasis web yang dinamis dan menggunakan konsep pemrograman baru. Jika diamati lebih jauh aplikasi tersebut terlihat seperti aplikasi desktop tanpa menggunakan plug-in apapun maupun fasilitas khusus dari web browser.

Ada apa dibalik itu semua?konsep apakah kira-kira gerangan? Selidik punya selidik ternyata konsep yang dipakai dalam aplikasi web tersebut adalah AJAX. Makanan apakah si AJAX itu? AJAX itu sendiri adalah kepanjangan dari Asynchronous Java and XML. Istilah AJAX digunakan pada website yang berinteraksi dengan server melalui javascript secara asinkron (background), sehingga pengguna tidak perlu me-load keseluruhan isi page. Hal ini menyebabkan pengiritan waktu dan bandwidth, juga menghasilkan website yang makin interaktif.
DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):
ekoheri-AJAX
DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG:
Acrobat PDF Reader
ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:
Membuat Aplikasi Peta Sederhana menggunakan AJAX
Membuat Aplikasi Testimonial Dengan AJAX
Tutorial Database Kemahasiswaan Menggunakan Teknologi AJAX, PHP & MySQL
Aplikasi GUI Menggunakan PHP dan gambArt
Membangun Aplikasi Touchscreen Berbasis Web
Bekenalan dengan AJAX
Membuat Shopping Cart Sederhana Menggunakan PHP
Membangun Server dengan OpenSource
Membangun Aplikasi Web Berbasis PHP dengan Nolkode
Membangun Wireless Application Menggunakan Teknologi J2ME

Berkenalan AJAX (Asynchronous JavaScript And XML)

Article
Bekenalan dengan AJAX

Author: Jerry Peter | Published: 29th December 2007
Category: Pemrograman PHP, Internet dan Web, Pemrograman HTML, XML, CSS, Pemrograman Javascript

Istilah AJAX (Asynchronous JavaScript And XML) dalam pengembangan web menjadi populer
pada beberapa tahun belakangan ini. AJAX ini sendiri bukan merupakan bahasa pemrograman baru, AJAX hanya merupakan sebuah teknik pemanfaatan object XMLHttpRequest dengan javascript untuk berkomunikasi dengan server secara Asynchronous, dengan pemanfaatan object XMLHttpRequest ini kita dapat membuat proses berjalan secara background atau bekerja dibelakang layar sementara user dapat tetap berinteraksi dengan halaman web yang ada. Pemanfaatan tehnik Asynchronous ini jugalah yang telah mendorong pengembangan web menjadi lebih kaya atau banyak yang menulisnya dengan istilah pengembangan Rich Internet Application (RIA) atau WEB 2.0.

Pada artikel ini akan dibahas tentang pemanfaatan tehnik komunikasi kepada server secara Asynchronous dengan mengunakan object XMLHttpRequest yang dibuat dengan Javascript dan membaca struktur XML data dengan menanfaatkan DOM (Document Object Model).
DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):
JerryPeter: Berkenalan dengan Ajax
Source-Code
DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG:
Acrobat PDF Reader
ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:
Membuat Aplikasi Peta Sederhana menggunakan AJAX
Membangun Aplikasi Web dengan AJAX
Membuat Aplikasi Testimonial Dengan AJAX
Tutorial Database Kemahasiswaan Menggunakan Teknologi AJAX, PHP & MySQL
Design Web 2 Kolom Dengan CSS
Pemrograman Database dengan VB dan MySQL (Bag.4)
Pemrograman Database VB dengan perintah SQL
Goyang Dengan XMMS
Komunikasi Serial dengan Delphi
Aplikasi Enteprise dan Web dengan Java J2EE

Membuat Shortcut Pembuatan Table di Microsoft Word dengan Visual Basic Editor

Membuat Shortcut Pembuatan Table di Microsoft Word dengan Visual Basic Editor

Author: trisnowlaharwetan | Published: 12th October 2008
Category: Pemrograman VB, Rekayasa Perangkat Lunak, Aplikasi Perkantoran dan Teknik, Komputer Dasar, Algoritma, Pemrograman, Tool

Membuat tabel di dalam Microsoft Word adalah kegiatan yang biasa kita lakukan. Biasanya kita memanfaatkan menu table, insert table. Namun tahukah kita bahwa kita -pun bisa membuat program shortcut key atau kombinasi keyboard, seperti menyimpang dengan Ctrl+S, membuka dengan Ctrl+O dan sebagainya.

Pada materi ini kita akan mencoba memanfaatkan kelebihan dari Visual Basic Editor untuk membuat program (source code) yang nantinya bisa membuat tabel dengan perintah yang kita buat sendiri.
Seperti materi-materi sebelumnya, materi ini akan membahas tentang kegunaan dari Visual Basic Editor. Banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh diantaranya untuk :
membuat kata ulang
membuat password pada pencetakan di Word
membuat penyimpanan otomatis

Kita akan membuat shorcut key pembuatan table, dan shortcut key menggunakan Ctrl+Alt+T, he he he kenapa 3? Karena kalau 2 biasanya sudah dipakai oleh Microsoft Word ……
Mudah-mudahan materi ini bisa bermanfaat.
Untuk download materi bisa juga klik di sini
DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):
trisno_membuat_table.zip
DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG:
Acrobat PDF Reader
ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:
Membuat Program untuk Penyimpanan Otomatis menggunakan VB Editor
Membuat Kata Ulang di Microsoft Word dengan Visual Basic Editor
Tips n Trik: Kumpulan Tombol Pintas Microsoft Word
Tutorial VB 6.0
Membuat Password pada Pencetakan di Microsoft Word
Cara Membuat Tampilan Menu yang Disertai Animasi Flash dalam Visual Basic Basic 6.0
Kalkulator sederhana dengan VB6
Cara Mudah Menciptakan Menu dan Toolbar pada Visual Basic.
Magic 1 : Manipulasi Table (dalam video)
Tutorial Microsoft Word

Tutorial Pembutan Web

Tutorial web

Tutorial ini merupakan lanjutan dari “Tutorial Membuat Website Gratis” sebelumnya, Anda bisa mengecek pada artikel sebelumnya mengenai topik tersebut, dimana pada artikel sebelumnya setelah Anda memilih domain dan mendaftarkan web hosting gratis, Anda menggunakan Site Builder untuk membuat website Anda. Dan untuk membuat website itu, bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, antara lain:

1. Dengan menggunakan software site builder yang disediakan oleh layanan web hosting dimana Anda mendaftarkan (membeli) paket web hosting, pada tutorial ini menggunakan web hosting gratis.

2. Dengan menggunakan Cpanel dan fasilitas fantastico yang disediakan di Cpanel web hosting Anda untuk menginstall software atau script seperti Blog WordPress, Forum Phpb, CMS Joomla, dan lain-lainnya.

3. Dengan menginstall software atau script website secara manual, software atau script tersebut bisa berupa script Blog WordPress, Forum Phpbb, CMS Joomla, dan lainnya, tetapi proses penginstallannya dilakukan secara manual tidak melalui Cpanel (fasilitas fantastico), atau Anda menginstall software atau script website lainnya (script website yang tidak disediakan dalam fasilitas fantastico).

4. Dengan membuat website sendiri baik dengan mengedit sebuah template website maupun membuat website dari dasar.

Dan pada tutorial kali ini akan membuat dan menginstall software atau script blog wordpress (contohnya) dengan menggunakan Cpanel dan fasilitas fantastico (point 2).

Bila Anda belum mendownload Tutorial Membuat Website Gratis Bag 1, bisa diakses melalui link berikut:
http://ilmukomputer.com/2008/04/28/tutorial-membuat-website-gratis/

Dan Anda bisa mendownload artikelnya lebih lanjut (bag 2) dan semoga bermanfaat,

David Odang, PemasarIndonesia.com - Komunitas Para Pemasar dan Pelaku Bisnis di Indonesia
DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):
Tutorial Membuat Website Gratis Bag 2
DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG:
Acrobat PDF Reader
ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:
Tutorial Membuat Website Gratis
Upload Website Menggunakan Hosting Gratis
Membuat Website dengan CMS Drupal
Daftar 400 Free Directory
Membuat Dynamic Title dengan PHP
Membuat Blog dengan Movable Type
Hosting Gratis
Membangun Portal E-Learning
Membuat System LOG dengan FLAT FILE
Membuat Security Code Form

Perencanaan data base dan struktur tabel

BAB II
PERANCANGAN DATABASE DAN STRUKTUR TABEL

1.PENGERTIAN DATABASE DAN TABEL
A.DATABASE
Microsoft Visual Foxpro 6.0 mendefinisikan secara berbeda mengenai pengertian DATABASE dibandingkan bahasa Xbase yang lainnya. Database dalam pengertian Microsoft Visual foxpro adalah keterangan mengenai kumpulan sejumlah table, procedure tersimpan (stored procedure) dan hubungan relasi antar table yang saling berhubungan dalam membentuk suatu program aplikasi. Jadi ,file database dalam Microsoft Visual Foxpro hanya menampung nama file, hubungan relasi dan keterangan dari file-file table lainnya.















gambar 2.1 Kedudukan database dan Tabel

B.TABEL
Tabel adalah kumpulan dari satu atau lenih bari baris (Record). Baris (Record) dalam pengertian pemrograman Microsoft Visual Foxpro adalah kumpulan dari sejumlah Field (item data), struktur table dapat anda lihat pada gambar 2.2 bawah ini




Field (Kolom)


gambar 2.2 Struktur Tabel
C.RANCANGAN DATABASE DAN TABEL
Dalam pembuatan contoh program aplikasi Sistem Informasi Pengolahan Data Stok Barang, database yang akan kita gunakan kita berinama Stok.dbc. sedangkan untuk table ada pada penjelelasan berikut ini :
a.Rancangan Tabel Supplier
berfungsi untuk melakukan pencatatn terhadap data supler
Nama Tabel : Supplier
Kunci Utama : Kodespl
Kunci Tamu : -
Ukuran Record : 86 Byte

No
Nama field
Type
With
Ket
1
Kodespl
C
9
Kode supplier
2
Supplier
C
30
Nama supplier
3
Alamat
C
40
Alamat supplier
4
Telp
C
11
No telp Supplier

b.Rancangan Tabel Petugas
Table petugas berfungsi untuk melakukan pencatatan data petugas
Nama Tabel : Petugas
Kunci Utama : Kodeptgs
Kunci Tamu : -
Ukuran Record : 121 Byte

No
Nama field
Type
With
Ket
1
Kodeptgs
C
9
Kode petugas
2
Namaptgs
C
20
Nama petugas
3
Sandi
C
25
Password
4
Jabatan
C
20
Jabatan Petugas
5
Alamat
C
40
Alamat Petugas
6
Telp
C
11
No telp Petugas


c.Rancangan Tabel Jenis Barang
Table jenis barang berfungsi untuk melakukan pencatatan data jenis barang.
Nama Tabel : Jenis
Kunci Utama : Kodejns
Kunci Tamu : -
Ukuran Record : 35 Byte
No
Nama field
Type
With
Ket
1
Kodejns
C
9
Kode jenis
2
Jenis
C
30
Jenis barang

d.Rancangan Tabel Barang
digunakan sebagai melakukan pencatatan terhadap data barang
Nama Tabel : Barang
Kunci Utama : Kodebrg
Kunci Tamu : Kodejns
Ukuran Record : 115 Byte

No
Nama field
Type
With
Ket
1
Kodebrg
C
9
Kode barang
2
Namabrg
C
35
Nama barang
3
Kodejns
C
5
Kode jenis
4
Jmlbrg
N
10
Jumlah barang
5
Hrgjual
N
10
Harga jual
6
Hrgbeli
N
10
Harga beli
7
Stokmin
N
10
Stok saat ini

e.Tabel Masuk
Table masuk digunakan untuk mencatat data transaksi, nomor nota masuk
Nama Tabel : Masuk
Kunci Utama : Notamsk
Kunci Tamu : Kodespl,kodeptgs
Ukuran Record : 28 Byte

No
Nama field
Type
With
Ket
1
Notamsk
C
10
Nota masuk
2
Tglmsk
D
8
Tanggal masuk
3
Kodespl
C
5
Kode supplier
4
Kodeptgs
C
5
Kode petugas







f.Tabel Rincimsk
table rincimsk digunakan untuk mencatat data rincian barang yang masuk sesuai dengan nomor nota masuk.
Nama Tabel : Rincimsk
Kunci Utama : -
Kunci Tamu : Notamsk,Kodespl,Kodeptgs
Ukuran Record : 55 Byte

No
Nama field
Type
With
Ket
1
Notamsk
C
10
Nota masuk
2
Kodebrg
C
5
Kode barang
3
Qtymsk
N
10
Jumlah masuk
4
Hrgmsk
N
10
Harga masuk
5
Ketmsk
C
20
Keterangan brg masuk

g.Tabel Keluar
Table keluar digunakan untuk mencatat data transaksi, nomor nota masuk
Nama Tabel : Keluar
Kunci Utama : Notaklr
Kunci Tamu : kodeptgs
Ukuran Record : 23 Byte
No
Nama field
Type
With
Ket
1
Notaklr
C
10
Nota keluar
2
Tglklr
D
8
Tanggal keluar
3
KodePtgs
C
5
Kode Petugas

h.Tabel Rinciklr
Table rinciklr digunakan untuk mencatat data rincian barang yang keluar sesuai dengan nomor nota masuk.
Nama Tabel : Rinciklr
Kunci Utama : -
Kunci Tamu : Notaklr,,Kodeptgs
Ukuran Record :55 Byte
No
Nama field
Type
With
Ket
1
Notaklr
C
10
Nota keluar
2
Kodebrg
C
5
Kode barang
3
Qtyklr
N
10
Jumlah keluar
4
Hrgklr
N
10
Harga keluar
5
Ketklr
C
20
Keterangan brg masuk









D.RELASI ANTAR TABEL



















Keterangan :




* : Kunci Utama (primary key)

#* : Kunci Tamu (foreign key)
: Hubungan satu ke banyak (one to many)

Pengenalan Sistem Operasi

1
Bab 1
Pengenalan Sistem Operasi
POKOK BAHASAN:
�� Pengertian Sistem Operasi
�� Perkembangan Sistem Operasi
TUJUAN BELAJAR:
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
�� Memahami definisi, maksud dan tujuan sistem operasi
�� Memahami perkembangan sistem komputer dan sistem operasi
1.1 APAKAH SISTEM OPERASI ?
Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara user
dengan perangkat keras komputer. Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi
program user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan
adanya sistem operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi
mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.
Secara umum komponen sistem komputer terdiri dari :
1. Perangkat Keras, merupakan sumber daya utama untuk proses komputasi.
Perangkat keras komputer terdiri dari : CPU, memory dan perangkat input
output.
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 2
2. Sistem Operasi, mempunyai tugas untuk melakukan control dan koordinasi
penggunaan perangkat keras pada berbagai program aplikasi untuk user-user
yang berbeda.
3. Program Aplikasi, menentukan cara sumber daya sistem digunakan untuk
menyelesaikan permasalahan komputasi dari user, contohnya compiler, sistem
basis data, video games, program bisnis dan lain-lain.
4. User yang menggunakan sistem, terdiri dari orang, mesin atau komputer lain.
Hubungan antara komponen-komponen sistem komputer diatas dapat dilihat
pada Gambar 1-1.
Sistem operasi didefinisikan sebagai :
• Resource allocator
Sistem operasi mengatur dan mengalokasikan sumber daya – sumber daya
sistem komputer
• Program control
Gambar 1-1: Komponen-komponen sistem komputer
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 3
Sistem operasi melakukan control eksekusi dari program user dan operasi input
output.
• Kernel
Sistem operasi sering disebut kernel, yaitu suatu program yang berjalan
sepanjang waktu (selain program aplikasi).
1.2 SISTEM MAINFRAME
Sistem komputer pendahulu secara fisik berbentuk mesin besar yang disebut
sistem mainframe. Untuk menjalankan sistem ini dilakukan dari suatu console.
Perangkat input yang digunakan berupa card reader dan tape drive. Perangkat output
yang digunakan berupa line printer, tape drive dan card punch. Kemudian, user
menyiapkan job yang terdiri dari program, data dan beberapa informasi kontrol (control
card) dan dikirimkan ke operator komputer. Job biasanya dalam bentuk punch card.
Beberapa waktu kemudian (dalam hitungan waktu menit, jam atau hari), output
ditampilkan. Output berupa hasil program, apabila terjadi error pada program memory
dan register akan berisi kosong.
Sistem operasi pada komputer mainframe sangat sederhana. Task utama
mengirim control secara otomatis dari satu job ke job berikutnya. Sistem operasi selalu
residen di memory yang disebut dengan resident monitor. Gambar 1-2 adalah gambaran
layout memori pada sistem batch sederhana.
Untuk meningkatkan kecepatan proses, job yang sama perlu dikumpulkan
bersama (batch) dan dijalankan oleh komputer sebagai satu kelompok. Kemudian
programmer memberikan program kepada operator. Operator akan mengurut program
yang sama dan kemudian komputer akan menjalankan setiap kumpulan program
tersebut. Output dari setiap job dikirim kembali kepada programmer.
Untuk menghindari adanya waktu nganggur CPU yang cukup lama maka
dikembangkan suatu teknik mengurutan kerja job secara otomatis. Teknik ini mampu
mentrasfer kontrol secara otomatis dari suatu job ke job berikutnya. Inilah bentuk sistem
operasi pertama kali. Program kecil yang bersifat residen di memori berisi urutan-urutan
job yang akan berpindah secara oromatis inilah yang disebut dengan Resident Monitor.
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 4
Jika komputer dinyalakan, maka sistem akan menunjuk ke resident monitor, secara
otomatis kontrol akan menunjuk ke program tersebut.
1.3 SISTEM BATCH MULTIPROGRAM
Beberapa job dikumpulkan oleh sistem operasi pada memory utama pada waktu
yang sama, seperti pada Gambar 1-3. Kumpulan job ini merupakan bagian dari job
yang disimpan pada pool (job pool). Job pool berisi job-job yang sudah siap dieksekusi.
Jumlah job dapat disimpan bersama-sama pada memory biasanya lebih kecil daripada
jumlah job yang dapat berada pada job pool. Sistem operasi mengambil beberapa job
yang siap untuk dieksekusi untuk diletakkan di memori utama. Jika job yang sedang
dieksekusi menunggu beberapa task (seperti proses mount tape drive atau operasi I/O
yang harus diselesaikan), maka job tersebut diganti dengan job berikutnya.
Pada sistem multiprogramming, sistem operasi harus menyediakan mekanisme
untuk manajemen memori, penjadwalan CPU dan manajemen disk. Sistem operasi
multiprogram menyediakan supply untuk I/O routine. Sistem harus dapat
mengalokasikan memory untuk beberapa job. Beberapa job yang sudah siap dieksekusi
akan dipilih oleh sistem job mana yang akan dieksekusi oleh CPU. Perangkat apa saja
yang diperlukan oleh setiap job juga harus dialokasikan oleh sistem.
Gambar 1-2: Memory layout pada simple batch system
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 5
1.4 SISTEM TIME SHARING
Time sharing atau multitasking adalah pengembangan dari sistem multiprogram.
Beberapa job yang berada pada memory utama dieksekusi oleh CPU secara bergantian.
CPU hanya bisa menjalankan program yang berada pada memory utama. Perpindahan
antar job terjadi sangat sering sehingga user dapat berinteraksi dengan setiap program
pada saat dijalankan. Suatu job akan dipindahkan dari memori ke disk dan sebaliknya.
Sistem time sharing juga disebut dengan sistem komputasi interaktif, dimana
sistem komputer menyediakan komunikasi on-line antara user dengan sistem. User
memberikan instruksi pada sistem operasi atau program secara langsung dan menerima
respon segera. Perangkat input berupa keyboard dan perangkat output berupa display
screen, seperti cathode-ray tube (CRT) atau monitor. Bila sistem operasi selesai
mengeksekusi satu perintah, makan sistem akan mencari pernyataan berikutnya dari
user melalui keyboard. Sistem menyediakan editor interaktif untuk menulis program
dan sistem debug untuk membantu melakukan debugging program.
Agar user dapat mengakses data dan kode program dengan nyaman, sistem
menyediakan sistem file online. Suatu file adalah kumpulan informasi yang
berhubungan yang didefinisikan oleh pembuatnya. Biasanya, file berupa program (baik
Gambar 1-3: Memory layout pada sistem batch multiprogram
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 6
bentuk source dan object) dan data. Data file berupa teks dengan format tertentu.
Secara umum, file adalah kumpulan bit, bite, baris atau record. Sistem operasi
mengimplementasikan konsep abstrak dari file dengan mengatur perangkat penyimpan
seperti tape dan disk. File secara normal diorganisasikan dalam logical cluster atau
directory, untuk memudahkan lokasi dan akses file.
1.5 SISTEM DESKTOP
Semakin turunnya harga perangkat keras, dikembangkan sistem komputer untuk
satu user. Jenis sistem komputer ini biasanya disebut dengan personal computer (PC).
Perangkat I/O berupa keyboard dan mouse, dan perangkat output berupa display screen
atau printer yang berkecepatan tinggi.
Personal komputer dikembangkan tahun 1970-an. Sistem ini disebut dengan
mikrokomputer. Sistem operasi masih belum dikembangkan untuk multiuser maupun
multitasking. Tujuan sistem operasi adalah untuk memaksimalkan utilitas CPU dan
peripheral, serta memaksimalkan kenyamanan dan respon user. Sistem operasi yang
dikembangkan adalah Microsoft Windows dan Apple Machintosh. Sistem operasi MSDOS
dari Microsoft yang masih single tasking dikembangkan oleh IBM menjadi OS/2
yang merupakan sistem multitasking.
Berkembangnya sistem komputer dari mainframe menjadi mikrokomputer
menunjukkan bahwa sistem operasi mikrokomputer dapat mengadopsi sistem
mainframe.
Contoh perpindahan sistem operasi adalah perkembangan sistem operasi
MULTICS. MULTICS dikembangkan tahun 1965 sampai 1970 oleh Massachusetts
Institute of Technology (MIT) sebagai utilitas komputasi yang berjalan pada komputer
mainframe yang besar dan komplek. Kemudian Beel Laboratories mengembangkan
MULTICS dengan mendesain UNIX tahun 1970 untuk minikomputer PDP-11. Tahun
1980, dikembangakan sistem operasi UNIX-like untuk sistem mikrokomputer menyusul
sistem operasi lain yaitu Microsoft Windows NT, IBM OS/2 dan Machintosh.
1.6 SISTEM PARALEL
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 7
Sistem paralel atau sistem multiprosessor mempunyai lebih dari satu prosessor
yang dapat berkomunikasi, membagi bus, clock dan juga perangkat memory dan
peripheral. Sistem ini disebut sebagai tightly coupled system.
Sistem ini dikembangkan karena beberapa alasan. Salah satu keuntungan dari
sistem ini adalah meningkatkan jumlah proses yang dapat dijalankan pada satu waktu
(throughput). Dengan meningkatkan jumlah prosessor, diharapkan pekerjaan dapat
dikerjakan dalam waktu yang lebih pendek.
Alasan lain dari pengembangan sistem multiprosessor adalah meningkatkan
kehandalan sistem. Jika fungsi dapat didistribusikan pada beberapa prosessor, maka
kegagalan dari satu prosessor tidak akan menghentikan sistem, tetapi hanya
memperlambat sistem. Jika terdapat 10 prosessor dan satu gagal, makan sisa 9
prosessor menggantikan pekerjaan prosessor yang gagal. Keseluruhan sistem hanya
memperlambat 10 persen. Kemampuan untuk melanjutkan penyediaan layanan untuk
menyelamatkan perangkat keras disebut gracefull degradation. Sistem yang didesain
untuk gracefull degradation juga disebut faul- tolerant.
Sistem multi prosessor yang sering digunakan adalah model symmetric
multiprocessing, dimana setiap prosessor menjalankan sistem operasi yang identik dan
komunikasi antar prosesor jika diperlukan. Beberapa sistem menggunakan asymmetric
multiprocessing, dimana setiap prosessor mempunyai tugas tetentu. Prosessor master
mengontrol sistem, prosessor lain menunggu instruksi master atau mempunyai tugas
yang ditentukan oleh master. Skema ini merupakan hubungan master-slave. Prosessor
master menjadwal dan mengalokasikan pekerjaan dari prosessor slave.
Contoh symmetric multiprocessing adalah sistem UNIX versi Encore’s untuk
komputer Multimax Komputer dapat dikonfigurasikan untuk menangani satu lusin
prosessor, semua menjalankan UNIX. Keuntungan dari model ini adalah bahwa
beberapa proses dapat berjalan pada satu waktu (N proses jika terdapat N CPU) tanpa
menyebabkan pengurangan performansi. Sehingga kita dapat mengontrol I/O secara
hati-hati untuk menjamin data mendapatkan prosessor yang tepat. Arsitektur dari
symmetric multiprocessing dapat dilihat pada Gambar 1-4.
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 8
1.7 SISTEM TERDISTRIBUSI
Tren sistem komputer saat ini adalah mendistribusikan komputasi diantara
beberapa prosessor. Prosessor berkomunikasi dengan prosessor lain melalui saluran
komunikasi, misalnya bus kecepatan tinggi atau saluran telepon. Sistem ini disebut
loosely coupled system atau sistem terdistribusi (distributed system).
Prosessor pada sistem terdistribusi bervariasi ukuran dan fungsinya. Biasanya
terdiri dari mikroposessor, workstation, minikomputer dan sistem komputer generalpurpose.
Prosessor-prosessor ini disebut dengan site, node, komputer atau lainnya.
Keuntungan dari sistem terdistribusi adalah :
• Resource sharing
Jika sejumlah site yang berbeda dihubungkan, maka user pada site satu dapat
menggunakan sumber daya dari site lainya. Sebagai contoh, user pada site A dapat
menggunakan printer laser dari site B. Sebaliknya user B dapat mengakses file user
A.
• Meningkatkan kecepatan komputasi
Jika komputasi tertentu dapat dipartisi dalam sejumlah sub komputasi yang dapat
berjalan secara konkuren, maka sistem terdistribusi dapat mendistribusikan
komputasi pada beberapa site untuk menjalankan komputasi secara konkuren.
• Lebih handal
Jika satu site gagal pada sistem terdistribusi, sisa site dapat melanjutkan operasinya.
Jika sistem dibagi sejumlah instalasi besar, maka kegagalan salah satunya tidak
berakibat pada sisa sistem. Sebaliknya, jika sistem dibagi dalam sejumlah mesin
kecil, masing-masing bertanggung jawab pada fungsi sistem yang penting (misalnya
Gambar 1-4: Arsitektur symmetric multiprocessing
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 9
terminal karakter I/O atau sistem file), maka satu kegagalan dapat menghentikan
oeprasi dari keseluruhan sistem. Secara umum, jika terjadi redudansi pada sistem
(baik perangkat keras maupun perangkat lunak), sistem dapat menjalankan
operasinya meskipun beberapa site gagal.
• Komunikasi
Terdapat beberapa anggota program yang memerlukan mengganti data dengan data
lain pada satu sistem. Sistem Windows contohnya, sering terjadi membagi data atau
transfer data antara display. Jika beberapa site dihubungkan dengan lainnya dengan
jaringan komunikasi, prosessor pada site yang berbeda dapat menukar informasi.
User melakukan transfer file atau komunikasi dengan user lain melalui electronic
mail. Seorang user dapat mengirim mail ke user lain pada site yang sama atau site
yang berbeda.
Sistem terdistribusi memerlukan infrastruktur jaringan, berupa local area
network (LAN) atau wide area network (WAN). Sistem terdistribusi biasanya disebut
dengan sistem client-server atau peer-to-peer. Arsitektur dari sistem client server dapat
dilihat pada Gambar 1-5.
1.8 SISTEM TERKLASTER
Sistem terklaster (clustered system) adalah pengembangan dari sistem
terdistribusi. Perbedaan sistem terklaster dengan sistem terdistribusi adalah pada sistem
terklaster memungkinkan dua atau lebih sistem untuk membagi penyimpan sekunder
(storage) bersama-sama. Sistem ini mempunyai kehandalan sistem yang tinggi seperti
pada sistem terdistribusi.
Gambar 1-5: Arsitektur sistem client server
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 10
Sistem terklaster dapat berupa model asymmetric clustering dimana satu serber
menjalankan aplikasi sementara server lainnya standby. Model lainnya adalah
symmetric clustering dimana semua host menjalankan aplikasi.
1.9 SISTEM REAL TIME
Salah satu bentuk sistem operasi untuk keperluan khusus adalah sistem real
time. Sistem real time digunakan bila terdapat kebutuhan keteptan waktu pa operasi
prosessor atau aliran data sehingga sering digunakan untuk perangkat control pada suatu
aplikasi seperti mengontrol percobaan keilmuan, sistem medical imaging, sistem control
industri dan beberapa sistem display. Pada sistem real time harus didefinisikan batasan
waktu yang tetap. Pemrosesan harus dikerjakan dalam waktu tertentu atau sistem akan
gagal. Sebagai contoh, jika lengan robot tidak diinstruksikan untuk berhenti segera
maka dapat merusak robot tersebut.
Terdapat dua bentuk sistem real time. Sistem hard real time menjamin tugas
kritis diselesaikan tepat waktu. Pada sistem ini penyimpan sekunder terbatas atau tidak
digunakan, data langsung dikirim ke memory atau read-only memory (ROM) dalam
waktu singkat. Pada sistem hard real time terjadi konflik pada sistem time sharing dan
tidak didukung oleh sistem operasi tujuan umum. Bentuk lainnya adalah soft real time
dimana tugas kritis mendapatkan prioritas lebih tinggi dari tugas lain dan setelah satu
task selesai maka task berprioritas ini akan diselesaikan. Sistem ini terbatas pada
industri pengontrol robot. Sangat berguna pada aplikasi multimedia dan virtual rality
yang membutuhkan fitur sistem operasi tertentu.
1.10 SISTEM HANDHELD
Sekitar tahun 1990-an dikembangkan sistem yang lebih kecil dari
mikrokompuer yang disebut dengan sistem handheld dalam bentuk personal digital
assistants (PDA). Pada beberapa sistem terdapat telepon selular. Sistem ini
mempunyai memory yang terbatas, prosessor dengan kecepatan rendah dan display
screen yang kecil. Perkembangan sistem komputer dari sistem mainframe sampai
handheld dan perkembangan sistem operasi dapat dilihat pada Gambar 1-6.
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 11
LATIHAN SOAL :
1. Apa yang dimaksud sistem :
a. Batch system
b. Multiprogramming
c. Time sharing
d. Paralel (multiprocessor)
e. Terdistribusi
f. Cluster
g. Real time
Gambar 1-6: Migrasi sistem komputer dan sistem operasi
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 12
h. Handheld
2. Apa perbedaan sistem single programming dan multiprogramming ?
3. Apa perbedaan symmetric dan asymmetric multiprocessing ?
4. Apa perbedaan sistem paralel dan sistem terdistribusi
5. Perbedaan sistem terdistribusi dan sistem terklaster ?
6. Apa yang dimaksud symmetric dan asymmetric clustering ?
7. Sebutkan keuntungan menggunakan sistem terdistribusi

Persiapan pertama dalam membuat program

BAB III
PERSIAPAN PERTAMA PROGRAM
1.PEMBUATAN FOLDER PROGRAM
Sebelum kita membuat program terlebih dahulu kita membuat folder untuk menyimpan program yang akan kita buat
2.PEMBUATAN PROJECT
Setelah folder anda buat langkah selanjutnya adalah buka program Microsoft Visual Foxpro 6.0 seperti yang telah dijelaskan pada bab I. selanjutnya ketikan perintah SET DEFA TO ( DRIVE ANDA(NAMA FOLDER ANDA)) pada commanD windows




gambar 3.1 command windows
perintah SET DEFA TO F:\ACOMTECH berfungsi untuk memindahkan/mengarahkan drive penyimpanan default kedrive F dengan nama folder ACOMTECH yang telah dibuat.
Jika telah selesai mengetikan perintah diatas , kemudian tekan ENTER dan muncul pesan Kesalahan “Invalid path or file name” artinya ada kesalahn dalam membuat file folder ACOMTECH atau kesalahan alamat drive atau nama folder anda.
Setelah itu, pilih menu File pada menu utama Visual Foxpro dan klik sub menu New atau anda dapat menekan tombol Ctrl + N.
Setelah itu akan tampil jendela pilihan Window New, seperti gambar 3.2










Gambar 3.2 gambar Window New
Setelah itu di pilihan File Type pilih Project kemudian klik tombol New File sehingga akan tampil jendela seperti dibawah ini








Gambar 3.3 Windows Create Penyimpanan
Simpan project yang akan kita buat pada drive dan folder yang telah dibuat, kemudian tekan tombol Save dan akan tampil dalam layer Visual Foxpro seperti gambar dibawah ini.










Gambar 3.4. Project Manager

3.PEMBUATAN DATABASE
Untuk membuatdatabase lewat project manager, pilih tab Data kemudian sorot DATABASES kemudian klik tombol command New. Dari jendela New Database, pilih New Database, Lalu klik New


gambar 3.5 Pilihan Pembuatan Database
kemudian pada jendela Create (lihat gambar 4.6) ketikan nama Database, kemudian tekan tombol Save untuk menyimpan database tersebut.










Gambar 3.6 Memasukan Nama Database
4.PEMBUATAN FILE –FILE TABEL
Rancangan Struktur table dapat anda lihat kembali pada Bab II mengenai perancangan Database Dan Struktur Tabel, Tabel yang akan dibuat terdiri atas 8 (Delapan) table, yaitu Petugas.dbf, Suplier.dbf, Jenis.dbf, Barang.dbf, Masuk.dbf, Rincimsk.dbf, keluar.dbf, dan rinciklr.dbf,
a.Tabel Petugas.dbf
Setelah anda berhasil membuat database Stokbarang.DBC, maka klik tanda “+Stokbarang” pada project Manager sehingga tampak seperti Gambar 3.7. sorot bagian Tables, kemudian klik tombol command New. Klik New Table pada kotak window New table.
Jendela Create akan terbuka seperti pada gambar 3.8. pada bagian Enter table ganti tulisan table1.dbf menjadi petugas. Selanjutnya klik command Save.

Gambar 3.7 New Table

Gambar 3.8. masukkan nama Tabel
setelah anda menekan tombol save, akan tampil jendela Table Designer seperti gambar 3.8. table designer ini akan memiliki tiga tab (page), yaitu Fileds, Indexes, dan table.
Cara memasukkan struktur table petugas kedalam table desigber
1)Aktifkan tab Fields dengan mengklik judul / tulisan fields tersebut sehingga seperti gambar 4.9
2)Klik kotak kosong pada bagian Name. ketikan Kodeptgs kemudian tekan tombol Tabulasi(Tab) atau klik panah pada bagian Type untuk mencari type field yang sesuai dengan nama field kodeptgs yaitu type chararter (C). cara lain ada kotak combo Box tersebut langsung tekan C sampai type Charakter ditampilkan. Tekan tombol tab lagi sehingga cursor aktif.pada bagian Width masukkan anggak 5 (panjang filed).
3)Oleh karena itu pada field kodeptgs ini akan dilakukan pengurutan, maka klik bagian Index kemudian pilih Ascending. Tekan tab lagi sampai cursor pindah kebagian nama dibaris kedua.












Gambar 3.9 Table designer
4)Untuk memasukan filed nama petugas dan field yang lainnya sama seperti langkah nomor 2 diatas
5)Selanjutnya tekan tombol command OK. Kemudian akan muncul pertanyaan “Input data record now ?”. (masukan Data sekarang) tekan tombol command No

Untuk table berikutnya langkah yang dilakukan sama seperti membuat table petugas

Microsoft Visual

BAB I
Microsoft Visual
Foxpro 6.0

Program Microsoft visual Foxpro 6.0 merupakan bagian dari program Visual Studio 6.0.
Cara menjalankan program Microsoft Visual Foxpro 6.0 adalah
1.Klik tombol Star pada bagian bawah kiri layar monitor anda (taskbar pada sistem Windows)
2.Klik menu program
3.Klik item menu Microsoft Visual Studio 6.0
4.Kemudian pilih Microsof Visual Foxpro 6.0
kemudian akan tampil logo program Microsoft Visual Foxpro beberapa saat kemudian, selanjutnya akan tampil layar utama program Microsoft Visual foxpro seperti yang terlihat pada gambar 1.1












gambar 1.1 layar utama program Microsoft Visual Foxpro 6.0
Tampilan tersebut tidak selamanya sama dikarenakan ada kemungkinan beberapa toolbar tidak aktif atau setting yang telah diubah.
Secara lengkap tampilan layar utama program microsoft visual foxpro 6.0 yang sering dijumpai saat melakukan design program dapat dilihat pada gambar 1.2 di bawah ini
Menu Menu Project Form
Utama Toolbar Manager Control



Command Form Propertis
Windows Designer
Gambar 1.2 Layar Utama Design Program

1.MENU VISUAL FOXPRO 6.0
A.Menu Utama ( Menu Bar)
Program Microsoft Visual Foxpro 6.0 memiliki menu bar yang merupakan menu utama program. Menu bar tersebut terdiri atas 8 menu file, yaitu File, View, Toolsm Program, Windows, dan Help.

Menu Toolbar
Menu Toolbar adalah menu yang terdiri atas sekumpulan tombol perintah yang berfumgsi sebagai tombol cepat untuk menjalankan suatu perintah. Sebagai contoh untuk menyimpan program yang telah anda buat anda cukup dengan mengklik tomboll toolbar yang berlambangkan Disket.
1.FORM CONTROL TOOLBAR
Seperti Toolbar, form control toolbar juga berisi sekumpulan tombol perintah, yang bisa ditambah dengan tombol kontrol ActiveX. Form Control Toolbar ini nantinnya banyak kita gunakan dalam membuat design program aplikasi. Gambar 1.3 menunjukan Form Control atau Toolbar yang ada pada Visual Foxpro secara standar.



1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25
Gambar 1.3. Form Cotrol ToolBar
Keterangan :
No
Nama Kontrol
Keterangan
1
Select Objects
Untuk memilih object/control yang digunakan
2
View Classes
Untuk menampilkan control yang lainnya. Jika anda mengklik control ini, maka akan tampil pilihan menu, yaitu :
Add, menambah control baru
Standard, menampilkan control standar.
AktiveX Control, menampilkan control ActiveX
3
Label
Control Label
4
Text Box
Kotak text untuk menampung masukan (input) program
5
Edit Box
Untuk menampilkan field memo
6
Command Button
Tombol Perintah
7
Command Group
Kumpulan tombol perintah dalam satu kendali
8
Option Group
Kumpulan control/objek yang menetukan alternative pilihan
9
Check Box
Kotak pilihan
10
Combo Box
Kotak pilihan layar bergulung
11
List Box
Menampilkan kotak/daftar pilihan
12
Spinner
Control/objek yang berfungsi untuk menaikan/menurunkan nilai/value objek secara otomatis
13
Grid
Control yang berfungsi untuk menampilkan isi record suatu table
14
Image
Untuk menampilkan gambar
15
Timer
Penagatur pemrosesan suatu kegiatan berdasarkan waktu tertentu
16
Pageframe
Control yang berfungsi, membuat suatu halaman dalam suatu form
17
ActiveX Control
Control ActiveX
18
ActiveX Bound Control
Kontol ActiveX dengan batasan tertentu
19
Line
Control untuk membuat garis
20
Shape
Control untuk membuat objek kotak, oval, lingkaran dan sebagainya
21
Kontainer
Control untuk menampung beberapa objek/control didalamnya
22
Separator
Batas pemisah antar control
23
Hyperlink
Untuk membuat Hiperlink
24
Builder lock
Untuk menampilkan/mengembalikan objelk secara otomatis
25
Button Lock
Mengembalikan control yang telah terkunci untuk penambahan beragam control

Jika form Control Toolbar tidak tampil pada layer utama Visual Foxpro, anda dapat mengaktifkannya dengan mengklik menu View, dan tandai sub menu form control toolbar.
2.PROPERTIS
Propertis adalah sarana untuk mengatur dari sifat form atau control. Setiap kita memilih suatu objek/control maka isi dari properties ini akan berubah sesuai dengan objek yang kita pilih.

Gambar 1.4. Properties
3.COMMAND WINDOW (JENDELA PERINTAH)
Melalui fasilitas ini anda dapat mengetikan perintah pemrograman secara langsung seperti pada bahasa pemrograman Xbase lainnya.





Gambar 1.5. Command Window
4.PROJECT MANAGER
Pada bagian project manager diletakan semua basis pemrograman, database, form, report, class, view, code program sehingga menjadi suatu kesatuan yang terorganisir. Dengan adanya windows ini maka pengolahan project pembuatan program aplikasi menjadi lebih mudah dilakukan. selain itu dapat membentuk suatu program yang berdiri sendiri (file.exe) didapat dari proses kompilasi dari file project ini. Bentuk window project menager ini dapat anda lihat pada gambar 1.6 dibawah ini.











Gambar 1.6. Window Project Manager
Dari gambar 1.6. diatas terlihat bahwa project manager, pada dasrnya terdiri atas Data, Documents, Class, Code, dan Other.
Bagian Data digunakan untuk mengorganisir penyimpanan database, free table (Tabel bebas), dan Query. Bagian database digunakan untuk mengtur penyimpanan database (File .DBC), tables (.DBF), yang terkait dengan database, local dan remote view data, Connection dan stored Procedure.
Bagian Document digunakan untuk mengorganisir penyimpanan form (.SCX), Report (laporan) dan label
Bagian code digunakan untuk mengorganisir penyimpanan file program (.PRG), APi liberaries, dan file file aplikations.
Orther digunakan untuk mengorganisir penyimpanan file menus, text file dan orther file files.

Pembutan Program Utama

BAB V
PEMBUATAN REPORT, PERANCANGAN SISTEM MENU PROGRAM DAN PEMBUATAN PROGRAM UTAMA

Setelahah kita selesai mempersiapakan form-form aplikasi untuk, langkah selanjutnya adalah membuat report (Laporan) program dan merancang form untuk mencetak laporan selanjutnya merancang suatu system menu yang mengatur dan mengorganisasikan jalan program aplikasi yang bertujuan untuk mempermudah pemakai megakses program.
1.PEMBUATAN LAPORAN (REPORT)
a)Laporan Data Barang masuk
Langkah –langkah untuk membuat laporan data supplier adalah :
Aktifkan jendala project Manager
Pilih tab Docs (Documents) lalu pilih Report, klik Report Wizard.
Pilih lagi Report Wizard selection, lalu tekan tombol Ok
Kemudian anda diminta untuk memilih Database and Tables, pilih nama database anda dan table anda yaitu table Supplier
Selanjutya pindahkan semua fields lihat gambar 5.1












Gambar 5.1 memindahkan fields
Kemudian tekan tombol finis. Pada bagiam ini anda diminta untuk memasukan judul laporan, seperti gambar 5.2. pada bagian ini juga, anda dapat menekan tombol preview untuk melihat hasil laporan dimonitor sehingga apabila terdapat kesalahan, langsung dapat dketahui. Tekan tombol finis sekali lagi









Gambar 5.2 memberi nama judul laporan
Untuk membuat laporan yang menarik, anda dapat melakukan pengeditan, dengan cara aktifkan jendela project kemudian pilih nama report anda kemudian klik tombol Modify. Sehingga tampilan tampak













Gambar 5.3 memberi nama judul laporan
Selanjutnya simpan report anda
b)Laporan barang Keluar
Untuk membuat laporan barang keluar langkah –langkah langkahnya pada dasarnya sama seperti membuat laporan barang masuk yaitu :
Aktifkan jendala project Manager
Procedure pembuatan laporan barang masuk sama namun nama table yang digunakan berbeda yaitu table rincimsk. Untuk jelas seperti gambar dibawah ini :













Gambar 5.4 memberi nama judul laporan
Selanjutnya ikuti langkah pembuatan laporan barang masuk
Klilk bagian report dari tabs docs (document) jendela project Manager, lalu sorot nama file yang telah anda simpan untuk laporan barang keluar
Kemudian klik tombol Modify untuk mengedit report yang kita buat
Setelah itu jendela report Designer ditampilkan (lihat gambar 4.4) editlah bentuk tampilan sehinga seperti gambar 5.5
Untuk menambahkan tejs (label) baru dalam laporan , klik tombol command dengan lambing A pada toolbar Report control, kemudian letakkan cursor pada posisi yang diinginkan lalu ketik Nama Barang







Gambar 5.6 Tampilan Laporan sebelum Di edit







Gambar 5.7 Mengedit Bentuk Tampilan Laporan
Untuk menambah field baru yaitu dengan mengklik tombol toolbar AB pada toolbar report Controls. Setelah cursor berubah menjadi “+” maka buatlah kotak dengan cara mengklik dan tahan tombol kiri mouse, sambil drag/geser mouse selebar yang kita inginkan, lalu lepaskan tombol tesebut.
Pada jendela Report Expression ketikkan rinciklr.jmlklr* rinciklr.hrgklr untuk menghasilkan jumlah kemudian klik tombol OK












Gambar 5.8 Tampilan Jendela Expression

2.PERANCANGAN FORM LAPORAN
Rancangan form laporan digunakan untuk menapilkan laporan dilayar dan mencetak laporan. Langkah yang di lakukan hampirsama seperti membuat form entry data dan form transaksi yaitu :
1)Form Laporan Barang masuk
Untuk memulai membuat form laporan adna terlebih dahulu membuat report, dimana report yang dibuat disesuaikan dengan laporan yang akan dicetak seperti laporan barang masuk perhari, perbulan, pertahun atau sesuai dengan kebutuhan. Untuk saat ini akan dicontohkan bagaimana membuat form laporan perhari, perbulan, dan pertahun. Ikuti langkah dibawah ini :
a)Design form seperti dibawah ini :








Gambar 5.9 Tampilan Form Laporan

b)Propertis Object
Nama
Object
Propertis
Nilai
Form
Caption
Name
Auto Center
MDIForm
ShowWindows
Windowstate
Laporan Barang Masuk
Masuk
.T.
.T.
1-In Top-Level
0-Normal
Label1
Caption
No Nota Masuk
Label2
Caption
Tanggal
Label3
Caption
Bulan
Label4
Caption
Tahun
Text1
Name
Text1
Text2
Name
Text2
Combo1
Name
Row Source
Combo1
Januari…desember
OptionGroup1
Name
ButtonCount
Optiongroup1
4
Command1
Name
Caption
Command1
Layar
Comman2
Name
Caption
Command2
Cetak
Command3
Name
Caption
Command3
Keluar

c)Code Program
Code program form Active Event
do case
case thisform.optiongroup1.value=1
thisform.label1.visible=.f.
thisform.label2.visible=.f.
thisform.label3.visible=.f.
thisform.text1.visible=.f.
thisform.combo1.visible=.f.
thisform.text2.visible=.f.
case thisform.optiongroup1.value=2
thisform.label1.visible=.t.
thisform.label2.visible=.f.
thisform.label3.visible=.f.
thisform.text1.visible=.t.
thisform.combo1.visible=.f.
thisform.text2.visible=.f.
case thisform.optiongroup1.value=3
thisform.label1.visible=.f.
thisform.label2.visible=.t.
thisform.label3.visible=.t.
thisform.text1.visible=.f.
thisform.combo1.visible=.t.
thisform.text2.visible=.t.
case thisform.optiongroup1.value=4
thisform.label1.visible=.f.
thisform.label2.visible=.f.
thisform.label3.visible=.t.
thisform.text1.visible=.f.
thisform.combo1.visible=.f.
thisform.text2.visible=.t.
endcase
thisform.text1.value=date()
thisform.text2.value=year(thisform.text1.value)
nilnl=month(date())
do case
case nilnl=1
thisform.combo1.value="Januari"
case nilnl=2
thisform.combo1.value="Pebruari"
case nilnl=3
thisform.combo1.value="Maret"
case nilnl=4
thisform.combo1.value="April"
case nilnl=5
thisform.combo1.value="Mei"
case nilnl=6
thisform.combo1.value="Juni"
case nilnl=7
thisform.combo1.value="Juli"
case nilnl=8
thisform.combo1.value="Agustus"
case nilnl=9
thisform.combo1.value="September"
case nilnl=10
thisform.combo1.value="Oktober"
case nilnl=11
thisform.combo1.value="Nopember"
case nilnl=12
thisform.combo1.value="Desember"
endcase
thisform.windowstate=0

Code program optiongroup1 clik
do case
case thisform.optiongroup1.value=1
thisform.label1.visible=.f.
thisform.label2.visible=.f.
thisform.label3.visible=.f.
thisform.text1.visible=.f.
thisform.combo1.visible=.f.
thisform.text2.visible=.f.
case thisform.optiongroup1.value=2
thisform.label1.visible=.t.
thisform.label2.visible=.f.
thisform.label3.visible=.f.
thisform.text1.visible=.t.
thisform.combo1.visible=.f.
thisform.text2.visible=.f.
case thisform.optiongroup1.value=3
thisform.label1.visible=.f.
thisform.label2.visible=.t.
thisform.label3.visible=.t.
thisform.text1.visible=.f.
thisform.combo1.visible=.t.
thisform.text2.visible=.t.
case thisform.optiongroup1.value=4
thisform.label1.visible=.f.
thisform.label2.visible=.f.
thisform.label3.visible=.t.
thisform.text1.visible=.f.
thisform.combo1.visible=.f.
thisform.text2.visible=.t.
endcase

Code Program Tombol Layar
thisform.windowstate=2
do case
case thisform.optiongroup1.value=1
select barang
set filter to
set order to kodebrg
count to isi
if isi > 0
thisform.windowstate=2
report form masuk preview
thisform.windowstate=0
else
messagebox("Data Kosong",0+64,"Informasi")
endif
case thisform.optiongroup1.value=2
select masuk
select masuk
set filter to
count to cekdata for masuk.tglmsk=thisform.text1.value
if cekdata > 0
report form masukhr for masuk.tglmsk=thisform.text1.value preview
else
messagebox("Data tidak ada atau tabel masih kosong..!",0+64,"Informasi")
endif
case thisform.optiongroup1.value=3
do case
case thisform.combo1.value="Januari"
dbln=1
case thisform.combo1.value="Pebruari"
dbln=3
case thisform.combo1.value="Maret"
dbln=3
case thisform.combo1.value="April"
dbln=4
case thisform.combo1.value="Mei"
dbln=5
case thisform.combo1.value="Juni"
dbln=6
case thisform.combo1.value="Juli"
dbln=7
case thisform.combo1.value="Agustus"
dbln=8
case thisform.combo1.value="September"
dbln=9
case thisform.combo1.value="Oktober"
dbln=10
case thisform.combo1.value="Nopember"
dbln=11
case thisform.combo1.value="Desember"
dbln=12
endcase
select masuk
set filter to
count to cekdata for month(masuk.tglmsk)=dbln .and. year(masuk.tglmsk)=thisform.text2.value
if cekdata>0
report form masukbl for month(masuk.tglmsk)=dbln .and. year(masuk.tglmsk)=thisform.text2.value preview
else
messagebox("Data tidak ada atau tabel masih kosong..!",0+64,"Informasi")
endif
case thisform.optiongroup1.value=4
select masuk
count to cekdata for year(masuk.tglklr)=thisform.text2.value
if cekdata>0
report form masukthn for year(masuk.tglklr)=thisform.text2.value preview
else
messagebox("Data tidak ada atau tabel masih kosong..!",0+64,"Informasi")
endif
endcase
thisform.windowstate=0

Code Program Tombol Cetak
Untuk tombol cetak code yang dituliskan sama seperti tombol layer namun perintah preview diganti dengan to print

Code Program Tombol Keluar
thisform.release()

3.PERANCANGAN SISTEM MENU PROGRAM
Langkah langkah membuat menu program
Aktifkan jendela Project Manager
Klk tab Orther, lalu sorot bagian menus kemudian tekan tombol New 9Lihat Gambar 5.1)
Dari jendela New Menu klik Menu
Selanjutnya Visual Foxpro akan menampilkan jendela Menu Desiegner.
Klik pilihan Menu pada menu utam Visual foxpro, lalu pilih Quick menu untuk membuat menu standar secara cepat dan standar. Hasilnya dapat anda lihat pada gambar 5.9










Gambar 5.9. Membuat Menu Program









Gamabar 5.10. Hasil dari membuat menu
Namun sebaiknya anda mendesigner sendiri menu yang akan anda buat dengan tampa mengklik Quik Menu. Cukup anda langsung menuliskan sendir menu yang anda inginkan seperti gambar di bawah ini :








Gambar 5.11 gambaran Desaign menu
Kemudian klik Olah Data lalu klik Edit untuk membuat Submenu seperti gambar 5.12 dibawah ini
Untuk menghubungkan dengan form yang kita inginkan kita ketikan pada command do form (nama form)
Untuk yang lainnya langkah yang dilakukan sama.






Gambar 5.12 tampilan Submenu Olah data

4.PEMBUATAN PROGRAM UTAMA
Langkah untuk membuat program utam Sistem Pengolahan Stok barang adalah :
Aktifkan jendela project Manager
Klik code lalu sorot bagian Program kemudian klik tombol New
Kemudian akan tampil sebuah jendela Edit program1. ketikan program dibawah ini :

Pengenalan Sistem Operasi

Bab 1
Pengenalan Sistem Operasi
POKOK BAHASAN:
􀀹 Pengertian Sistem Operasi
􀀹 Perkembangan Sistem Operasi
TUJUAN BELAJAR:
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
􀀹 Memahami definisi, maksud dan tujuan sistem operasi
􀀹 Memahami perkembangan sistem komputer dan sistem operasi
1.1 APAKAH SISTEM OPERASI ?
Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara user
dengan perangkat keras komputer. Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi
program user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan
adanya sistem operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi
mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.
Secara umum komponen sistem komputer terdiri dari :
1. Perangkat Keras, merupakan sumber daya utama untuk proses komputasi.
Perangkat keras komputer terdiri dari : CPU, memory dan perangkat input
output.
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 2
2. Sistem Operasi, mempunyai tugas untuk melakukan control dan koordinasi
penggunaan perangkat keras pada berbagai program aplikasi untuk user-user
yang berbeda.
3. Program Aplikasi, menentukan cara sumber daya sistem digunakan untuk
menyelesaikan permasalahan komputasi dari user, contohnya compiler, sistem
basis data, video games, program bisnis dan lain-lain.
4. User yang menggunakan sistem, terdiri dari orang, mesin atau komputer lain.
Hubungan antara komponen-komponen sistem komputer diatas dapat dilihat
pada Gambar 1-1.
Sistem operasi didefinisikan sebagai :
• Resource allocator
Sistem operasi mengatur dan mengalokasikan sumber daya – sumber daya
sistem komputer
• Program control
Gambar 1-1: Komponen-komponen sistem komputer
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 3
Sistem operasi melakukan control eksekusi dari program user dan operasi input
output.
• Kernel
Sistem operasi sering disebut kernel, yaitu suatu program yang berjalan
sepanjang waktu (selain program aplikasi).
1.2 SISTEM MAINFRAME
Sistem komputer pendahulu secara fisik berbentuk mesin besar yang disebut
sistem mainframe. Untuk menjalankan sistem ini dilakukan dari suatu console.
Perangkat input yang digunakan berupa card reader dan tape drive. Perangkat output
yang digunakan berupa line printer, tape drive dan card punch. Kemudian, user
menyiapkan job yang terdiri dari program, data dan beberapa informasi kontrol (control
card) dan dikirimkan ke operator komputer. Job biasanya dalam bentuk punch card.
Beberapa waktu kemudian (dalam hitungan waktu menit, jam atau hari), output
ditampilkan. Output berupa hasil program, apabila terjadi error pada program memory
dan register akan berisi kosong.
Sistem operasi pada komputer mainframe sangat sederhana. Task utama
mengirim control secara otomatis dari satu job ke job berikutnya. Sistem operasi selalu
residen di memory yang disebut dengan resident monitor. Gambar 1-2 adalah gambaran
layout memori pada sistem batch sederhana.
Untuk meningkatkan kecepatan proses, job yang sama perlu dikumpulkan
bersama (batch) dan dijalankan oleh komputer sebagai satu kelompok. Kemudian
programmer memberikan program kepada operator. Operator akan mengurut program
yang sama dan kemudian komputer akan menjalankan setiap kumpulan program
tersebut. Output dari setiap job dikirim kembali kepada programmer.
Untuk menghindari adanya waktu nganggur CPU yang cukup lama maka
dikembangkan suatu teknik mengurutan kerja job secara otomatis. Teknik ini mampu
mentrasfer kontrol secara otomatis dari suatu job ke job berikutnya. Inilah bentuk sistem
operasi pertama kali. Program kecil yang bersifat residen di memori berisi urutan-urutan
job yang akan berpindah secara oromatis inilah yang disebut dengan Resident Monitor.
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 4
Jika komputer dinyalakan, maka sistem akan menunjuk ke resident monitor, secara
otomatis kontrol akan menunjuk ke program tersebut.
1.3 SISTEM BATCH MULTIPROGRAM
Beberapa job dikumpulkan oleh sistem operasi pada memory utama pada waktu
yang sama, seperti pada Gambar 1-3. Kumpulan job ini merupakan bagian dari job
yang disimpan pada pool (job pool). Job pool berisi job-job yang sudah siap dieksekusi.
Jumlah job dapat disimpan bersama-sama pada memory biasanya lebih kecil daripada
jumlah job yang dapat berada pada job pool. Sistem operasi mengambil beberapa job
yang siap untuk dieksekusi untuk diletakkan di memori utama. Jika job yang sedang
dieksekusi menunggu beberapa task (seperti proses mount tape drive atau operasi I/O
yang harus diselesaikan), maka job tersebut diganti dengan job berikutnya.
Pada sistem multiprogramming, sistem operasi harus menyediakan mekanisme
untuk manajemen memori, penjadwalan CPU dan manajemen disk. Sistem operasi
multiprogram menyediakan supply untuk I/O routine. Sistem harus dapat
mengalokasikan memory untuk beberapa job. Beberapa job yang sudah siap dieksekusi
akan dipilih oleh sistem job mana yang akan dieksekusi oleh CPU. Perangkat apa saja
yang diperlukan oleh setiap job juga harus dialokasikan oleh sistem.
Gambar 1-2: Memory layout pada simple batch system
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 5
1.4 SISTEM TIME SHARING
Time sharing atau multitasking adalah pengembangan dari sistem multiprogram.
Beberapa job yang berada pada memory utama dieksekusi oleh CPU secara bergantian.
CPU hanya bisa menjalankan program yang berada pada memory utama. Perpindahan
antar job terjadi sangat sering sehingga user dapat berinteraksi dengan setiap program
pada saat dijalankan. Suatu job akan dipindahkan dari memori ke disk dan sebaliknya.
Sistem time sharing juga disebut dengan sistem komputasi interaktif, dimana
sistem komputer menyediakan komunikasi on-line antara user dengan sistem. User
memberikan instruksi pada sistem operasi atau program secara langsung dan menerima
respon segera. Perangkat input berupa keyboard dan perangkat output berupa display
screen, seperti cathode-ray tube (CRT) atau monitor. Bila sistem operasi selesai
mengeksekusi satu perintah, makan sistem akan mencari pernyataan berikutnya dari
user melalui keyboard. Sistem menyediakan editor interaktif untuk menulis program
dan sistem debug untuk membantu melakukan debugging program.
Agar user dapat mengakses data dan kode program dengan nyaman, sistem
menyediakan sistem file online. Suatu file adalah kumpulan informasi yang
berhubungan yang didefinisikan oleh pembuatnya. Biasanya, file berupa program (baik
Gambar 1-3: Memory layout pada sistem batch multiprogram
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 6
bentuk source dan object) dan data. Data file berupa teks dengan format tertentu.
Secara umum, file adalah kumpulan bit, bite, baris atau record. Sistem operasi
mengimplementasikan konsep abstrak dari file dengan mengatur perangkat penyimpan
seperti tape dan disk. File secara normal diorganisasikan dalam logical cluster atau
directory, untuk memudahkan lokasi dan akses file.
1.5 SISTEM DESKTOP
Semakin turunnya harga perangkat keras, dikembangkan sistem komputer untuk
satu user. Jenis sistem komputer ini biasanya disebut dengan personal computer (PC).
Perangkat I/O berupa keyboard dan mouse, dan perangkat output berupa display screen
atau printer yang berkecepatan tinggi.
Personal komputer dikembangkan tahun 1970-an. Sistem ini disebut dengan
mikrokomputer. Sistem operasi masih belum dikembangkan untuk multiuser maupun
multitasking. Tujuan sistem operasi adalah untuk memaksimalkan utilitas CPU dan
peripheral, serta memaksimalkan kenyamanan dan respon user. Sistem operasi yang
dikembangkan adalah Microsoft Windows dan Apple Machintosh. Sistem operasi MSDOS
dari Microsoft yang masih single tasking dikembangkan oleh IBM menjadi OS/2
yang merupakan sistem multitasking.
Berkembangnya sistem komputer dari mainframe menjadi mikrokomputer
menunjukkan bahwa sistem operasi mikrokomputer dapat mengadopsi sistem
mainframe.
Contoh perpindahan sistem operasi adalah perkembangan sistem operasi
MULTICS. MULTICS dikembangkan tahun 1965 sampai 1970 oleh Massachusetts
Institute of Technology (MIT) sebagai utilitas komputasi yang berjalan pada komputer
mainframe yang besar dan komplek. Kemudian Beel Laboratories mengembangkan
MULTICS dengan mendesain UNIX tahun 1970 untuk minikomputer PDP-11. Tahun
1980, dikembangakan sistem operasi UNIX-like untuk sistem mikrokomputer menyusul
sistem operasi lain yaitu Microsoft Windows NT, IBM OS/2 dan Machintosh.
1.6 SISTEM PARALEL
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 7
Sistem paralel atau sistem multiprosessor mempunyai lebih dari satu prosessor
yang dapat berkomunikasi, membagi bus, clock dan juga perangkat memory dan
peripheral. Sistem ini disebut sebagai tightly coupled system.
Sistem ini dikembangkan karena beberapa alasan. Salah satu keuntungan dari
sistem ini adalah meningkatkan jumlah proses yang dapat dijalankan pada satu waktu
(throughput). Dengan meningkatkan jumlah prosessor, diharapkan pekerjaan dapat
dikerjakan dalam waktu yang lebih pendek.
Alasan lain dari pengembangan sistem multiprosessor adalah meningkatkan
kehandalan sistem. Jika fungsi dapat didistribusikan pada beberapa prosessor, maka
kegagalan dari satu prosessor tidak akan menghentikan sistem, tetapi hanya
memperlambat sistem. Jika terdapat 10 prosessor dan satu gagal, makan sisa 9
prosessor menggantikan pekerjaan prosessor yang gagal. Keseluruhan sistem hanya
memperlambat 10 persen. Kemampuan untuk melanjutkan penyediaan layanan untuk
menyelamatkan perangkat keras disebut gracefull degradation. Sistem yang didesain
untuk gracefull degradation juga disebut faul- tolerant.
Sistem multi prosessor yang sering digunakan adalah model symmetric
multiprocessing, dimana setiap prosessor menjalankan sistem operasi yang identik dan
komunikasi antar prosesor jika diperlukan. Beberapa sistem menggunakan asymmetric
multiprocessing, dimana setiap prosessor mempunyai tugas tetentu. Prosessor master
mengontrol sistem, prosessor lain menunggu instruksi master atau mempunyai tugas
yang ditentukan oleh master. Skema ini merupakan hubungan master-slave. Prosessor
master menjadwal dan mengalokasikan pekerjaan dari prosessor slave.
Contoh symmetric multiprocessing adalah sistem UNIX versi Encore’s untuk
komputer Multimax Komputer dapat dikonfigurasikan untuk menangani satu lusin
prosessor, semua menjalankan UNIX. Keuntungan dari model ini adalah bahwa
beberapa proses dapat berjalan pada satu waktu (N proses jika terdapat N CPU) tanpa
menyebabkan pengurangan performansi. Sehingga kita dapat mengontrol I/O secara
hati-hati untuk menjamin data mendapatkan prosessor yang tepat. Arsitektur dari
symmetric multiprocessing dapat dilihat pada Gambar 1-4.
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 8
1.7 SISTEM TERDISTRIBUSI
Tren sistem komputer saat ini adalah mendistribusikan komputasi diantara
beberapa prosessor. Prosessor berkomunikasi dengan prosessor lain melalui saluran
komunikasi, misalnya bus kecepatan tinggi atau saluran telepon. Sistem ini disebut
loosely coupled system atau sistem terdistribusi (distributed system).
Prosessor pada sistem terdistribusi bervariasi ukuran dan fungsinya. Biasanya
terdiri dari mikroposessor, workstation, minikomputer dan sistem komputer generalpurpose.
Prosessor-prosessor ini disebut dengan site, node, komputer atau lainnya.
Keuntungan dari sistem terdistribusi adalah :
• Resource sharing
Jika sejumlah site yang berbeda dihubungkan, maka user pada site satu dapat
menggunakan sumber daya dari site lainya. Sebagai contoh, user pada site A dapat
menggunakan printer laser dari site B. Sebaliknya user B dapat mengakses file user
A.
• Meningkatkan kecepatan komputasi
Jika komputasi tertentu dapat dipartisi dalam sejumlah sub komputasi yang dapat
berjalan secara konkuren, maka sistem terdistribusi dapat mendistribusikan
komputasi pada beberapa site untuk menjalankan komputasi secara konkuren.
• Lebih handal
Jika satu site gagal pada sistem terdistribusi, sisa site dapat melanjutkan operasinya.
Jika sistem dibagi sejumlah instalasi besar, maka kegagalan salah satunya tidak
berakibat pada sisa sistem. Sebaliknya, jika sistem dibagi dalam sejumlah mesin
kecil, masing-masing bertanggung jawab pada fungsi sistem yang penting (misalnya
Gambar 1-4: Arsitektur symmetric multiprocessing
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 9
terminal karakter I/O atau sistem file), maka satu kegagalan dapat menghentikan
oeprasi dari keseluruhan sistem. Secara umum, jika terjadi redudansi pada sistem
(baik perangkat keras maupun perangkat lunak), sistem dapat menjalankan
operasinya meskipun beberapa site gagal.
• Komunikasi
Terdapat beberapa anggota program yang memerlukan mengganti data dengan data
lain pada satu sistem. Sistem Windows contohnya, sering terjadi membagi data atau
transfer data antara display. Jika beberapa site dihubungkan dengan lainnya dengan
jaringan komunikasi, prosessor pada site yang berbeda dapat menukar informasi.
User melakukan transfer file atau komunikasi dengan user lain melalui electronic
mail. Seorang user dapat mengirim mail ke user lain pada site yang sama atau site
yang berbeda.
Sistem terdistribusi memerlukan infrastruktur jaringan, berupa local area
network (LAN) atau wide area network (WAN). Sistem terdistribusi biasanya disebut
dengan sistem client-server atau peer-to-peer. Arsitektur dari sistem client server dapat
dilihat pada Gambar 1-5.
1.8 SISTEM TERKLASTER
Sistem terklaster (clustered system) adalah pengembangan dari sistem
terdistribusi. Perbedaan sistem terklaster dengan sistem terdistribusi adalah pada sistem
terklaster memungkinkan dua atau lebih sistem untuk membagi penyimpan sekunder
(storage) bersama-sama. Sistem ini mempunyai kehandalan sistem yang tinggi seperti
pada sistem terdistribusi.
Gambar 1-5: Arsitektur sistem client server
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 10
Sistem terklaster dapat berupa model asymmetric clustering dimana satu serber
menjalankan aplikasi sementara server lainnya standby. Model lainnya adalah
symmetric clustering dimana semua host menjalankan aplikasi.
1.9 SISTEM REAL TIME
Salah satu bentuk sistem operasi untuk keperluan khusus adalah sistem real
time. Sistem real time digunakan bila terdapat kebutuhan keteptan waktu pa operasi
prosessor atau aliran data sehingga sering digunakan untuk perangkat control pada suatu
aplikasi seperti mengontrol percobaan keilmuan, sistem medical imaging, sistem control
industri dan beberapa sistem display. Pada sistem real time harus didefinisikan batasan
waktu yang tetap. Pemrosesan harus dikerjakan dalam waktu tertentu atau sistem akan
gagal. Sebagai contoh, jika lengan robot tidak diinstruksikan untuk berhenti segera
maka dapat merusak robot tersebut.
Terdapat dua bentuk sistem real time. Sistem hard real time menjamin tugas
kritis diselesaikan tepat waktu. Pada sistem ini penyimpan sekunder terbatas atau tidak
digunakan, data langsung dikirim ke memory atau read-only memory (ROM) dalam
waktu singkat. Pada sistem hard real time terjadi konflik pada sistem time sharing dan
tidak didukung oleh sistem operasi tujuan umum. Bentuk lainnya adalah soft real time
dimana tugas kritis mendapatkan prioritas lebih tinggi dari tugas lain dan setelah satu
task selesai maka task berprioritas ini akan diselesaikan. Sistem ini terbatas pada
industri pengontrol robot. Sangat berguna pada aplikasi multimedia dan virtual rality
yang membutuhkan fitur sistem operasi tertentu.
1.10 SISTEM HANDHELD
Sekitar tahun 1990-an dikembangkan sistem yang lebih kecil dari
mikrokompuer yang disebut dengan sistem handheld dalam bentuk personal digital
assistants (PDA). Pada beberapa sistem terdapat telepon selular. Sistem ini
mempunyai memory yang terbatas, prosessor dengan kecepatan rendah dan display
screen yang kecil. Perkembangan sistem komputer dari sistem mainframe sampai
handheld dan perkembangan sistem operasi dapat dilihat pada Gambar 1-6.
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 11
LATIHAN SOAL :
1. Apa yang dimaksud sistem :
a. Batch system
b. Multiprogramming
c. Time sharing
d. Paralel (multiprocessor)
e. Terdistribusi
f. Cluster
g. Real time
Gambar 1-6: Migrasi sistem komputer dan sistem operasi
BAB 1 PENGENALAN SISTEM OPERASI 12
h. Handheld
2. Apa perbedaan sistem single programming dan multiprogramming ?
3. Apa perbedaan symmetric dan asymmetric multiprocessing ?
4. Apa perbedaan sistem paralel dan sistem terdistribusi
5. Perbedaan sistem terdistribusi dan sistem terklaster ?
6. Apa yang dimaksud symmetric dan asymmetric clustering ?
7. Sebutkan keuntungan menggunakan sistem terdistribusi

Kamis, 09 Oktober 2008

Array

[Javascript] Multiple Dimensional Arrays
2
05
2008

Pokok ulasan yang kan di bahas kali ini adalah javascript tidak bisa membuat array multi dimensi dan hanya bisa array satu dimensi.

Perhatikan contoh array pada Javascript :
var a = new Array();
var b = new Array(‘a’,‘b’);
var c = new Array(5);
var d = [‘a’,‘b’,‘c’];

penjelasan :
contoh yang pertama adalah array satu dimensi dengan tidak ada data di array tersebut, dan datanya masih belum terisi (null)
contoh yang kedua membuat array dengan 2 data b[0]=’a’ dan b[1]=’b’
contoh yang ketiga membuat array dengan 5 data c[0] hingga c[4] yang datanya masih belum terisi (null)
contoh yang keempat membuat array dengan tiga data d[0]=’a’ d[1]=’b’ dan d[2]=’c’

Javascript hanya mengijinkan kita untuk membuat array satu dimensi, lalu bagaimana kita bisa membuat array multi dimensi ?

Rabu, 13 Agustus 2008

Kumpulan Tugas Informatika

TUGAS ALJABAR LINIER DAN MATRIKS
Posted August 4th, 2008 by tmxcrew
Matematika Informatika

Sistem Persamaan Linier

Penerapan Sistem Persamaan Linier dalam kehidupan sehari–hari dan eksplorasinya dengan Maple.
Contoh :
1. Sebuah kota mempunyai 3 industri utama yaitu operasi tambang batu bara , sebuah stasiun pembangkit daya listrik dan sebuah jalan kereta api lokal.
• Untuk menambang X batu bara perusahaan tambang membutuhkan :
25 lisrik untuk menjalankan peralatan
25 pengangkutan untuk keperluan pengiriman
• Untuk menghasilkan Y listrik,stasiun pembangkit membutuhkan :
65 batu bara untuk bahan bakar
5 listrik untuk menjalankan peralatan pembantu

notasi polish
Posted January 3rd, 2008 by iyadie
Matematika Informatika

Diketahui

b2- 4ac + pq
2a a+b

Tentukan:
a). Infix
b). Prefix
c). Postfix

Jawab:
a). Infix: ((b2-4ac)/(2a)) + ((pq)/(a+b))

b). Prefix: + / * * - ^ b 2 4 a c * 2 a / * p q + a b

c). Postfix: b 2 ^ 4 – a * c * 2 a * / p q * a b + / +

Selasa, 12 Agustus 2008

Resume

Tujuan Saya membuta Blog ini selain sebagai tugas yang diberikan oleh dosen tapi juga alat berkereasi di dalam dunia digital (Internet)  saat ini dan agar dapat berbagi pengetahuan di kalangan bloger-bloger Nasional sukur - sukur dapat berguna bagi kalangan internasional amin...........................................................................................Ya Allah...................


Tatacara pembuatan Blog :

1.Kita harus mencari bahan yang akan kita masukan dalam Blog ini nati

2.Pembuatan Blog dengan cara kita bisa masuk langsung kelayanan yang menyediakan

   pelayanan (Fasilitas) pembuatan Blog

3.Masukan E-mail anda disertai passwort yang anda ingginkan

4.kemudian anda masuk pada jendela blog anda

5.Posting uplodan Bahan atau artikel tentang apa yang kita inginkan

6.Lihat hasilnya di jendela muka

Resume kesuluruhan blog ini adalah

sebuah informasi mengenai seluk beluk dunia informatika dari mulai lampu tabung ,motherboard,perkembngan hardware dan software,sampai menyankut aplikasi multimedia diantaranya: pemograman,wordprosesor dll.

jadi pada intinya blog ini bayak memuat artikel artikel tentang dunia informasi.



INTEGRATED CIRKUIT (IC)

Sirkuit terpadu

Sirkuit terpadu (bahasa Inggris: integrated circuit atau IC) adalah komponen dasar yang terdiri dari resistor, transistor dan lain-lain. IC adalah komponen yang dipakai sebagai otak peralatan elektronika.

Pada komputer, IC yang dipakai adalah mikroprosesor. Dalam sebuah mikroprosesor Intel Pentium 4 dengan ferkuensi 1,8 trilyun getaran per detik terdapat 16 juta transistor, belum termasuk komponen lain. Fabrikasi yang dipakai oleh mikroprosesor adalah 60nm.

Sirkuit terpadu dimungkinkan oleh teknologi pertengahan abad ke-20 dalam fabrikasi alat semikonduktor dan penemuan eksperimen yang menunjukkan bahwa alat semikonduktor dapat melakukan fungsi yang dilakukan oleh tabung vakum. Pengintegrasian transistor kecil yang banyak jumlahnya ke dalam sebuah chip yang kecil merupakan peningkatan yang sangat besar bagi perakitan tube-vakum sebesar-jari. Ukuran IC yang kecil, terpercaya, kecepatan "switch", konsumsi listrik rendah, produksi massal, dan kemudahan dalam menambahkan jumlahnya dengan cepat menyingkirkan tube vakum.

Hanya setengah abad setelah penemuannya, IC telah digunakan dimana-mana. Komputer, telepon selular, dan peralatan digital lainnya yang merupakan bagian penting dari masyarakat modern. Contohnya, sistem transportasi, internet, dll tergantung dari keberadaan alat ini. Banyak skolar percaya bahwa revolusi digital yang dibawa oleh sirkuit terpadu merupakan salah satu kejadian penting dalam sejarah umat manusia.

IC mempunyai ukuran seukuran tutup pena sampai ukuran ibu jari dan dapat diisi sampai 250 kali dan digunakan pada alat elektronika seperti:

Telepon 

Kalkulator 

Handphone 

Radio 
Contoh-contoh IC

555 multivibrator 

IC seri 7400 

Intel 4004 

Intel seri x86

Integrate Cirkuit (IC)

Sirkuit terpadu

Sirkuit terpadu (bahasa Inggris: integrated circuit atau IC) adalah komponen dasar yang terdiri dari resistor, transistor dan lain-lain. IC adalah komponen yang dipakai sebagai otak peralatan elektronika.

Pada komputer, IC yang dipakai adalah mikroprosesor. Dalam sebuah mikroprosesor Intel Pentium 4 dengan ferkuensi 1,8 trilyun getaran per detik terdapat 16 juta transistor, belum termasuk komponen lain. Fabrikasi yang dipakai oleh mikroprosesor adalah 60nm.

Sirkuit terpadu dimungkinkan oleh teknologi pertengahan abad ke-20 dalam fabrikasi alat semikonduktor dan penemuan eksperimen yang menunjukkan bahwa alat semikonduktor dapat melakukan fungsi yang dilakukan oleh tabung vakum. Pengintegrasian transistor kecil yang banyak jumlahnya ke dalam sebuah chip yang kecil merupakan peningkatan yang sangat besar bagi perakitan tube-vakum sebesar-jari. Ukuran IC yang kecil, terpercaya, kecepatan "switch", konsumsi listrik rendah, produksi massal, dan kemudahan dalam menambahkan jumlahnya dengan cepat menyingkirkan tube vakum.

Hanya setengah abad setelah penemuannya, IC telah digunakan dimana-mana. Komputer, telepon selular, dan peralatan digital lainnya yang merupakan bagian penting dari masyarakat modern. Contohnya, sistem transportasi, internet, dll tergantung dari keberadaan alat ini. Banyak skolar percaya bahwa revolusi digital yang dibawa oleh sirkuit terpadu merupakan salah satu kejadian penting dalam sejarah umat manusia.

IC mempunyai ukuran seukuran tutup pena sampai ukuran ibu jari dan dapat diisi sampai 250 kali dan digunakan pada alat elektronika seperti:

Telepon 

Kalkulator 

Handphone 

Radio 
Contoh-contoh IC

555 multivibrator 

IC seri 7400 

Intel 4004 

Intel seri x86